• Beranda
  • Profile
  • Buku Tamu
  • Galeri Foto
  • Prof Mudijia Rahardjo
  • Prof Mudijia Rahardjo
  • Prof Mudijia Rahardjo
  • Prof Mudijia Rahardjo
  • Prof Mudijia Rahardjo

Main Menu

  • Home
  • Curriculum Vitae
  • Artikel
  • Agenda
  • Materi Kuliah
  • Pengumuman/Informasi
    • Guru Besar dan Doktor
  • Karya Ilmiah
  • Galeri Foto
  • Buku Tamu

Latest Articles

  • Pelajaran di Balik Tragedi Jatuhnya Sukhoi
  • Ujian Nasional 2012: Antara Idealisme dan Pragmatisme
  • Agenda
  • Analisis Wacana Pilkada Aceh
  • PENELITIAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM: (Sebuah Pencarian Metodologik)

Facebook

Chat

globetrackr

free counters

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday239
mod_vvisit_counterYesterday883
mod_vvisit_counterThis week7367
mod_vvisit_counterThis month20419
mod_vvisit_counterAll535413
Pemberitahuan PDF Print E-mail
Written by Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si   
Tuesday, 21 February 2012 06:23

Sehubungan dengan adanya pesan singkat dan telepon yang mengatasnamakan diri saya belakangan ini, dengan ini saya tegaskan bahwa saya tidak pernah mengirimkan pesan singkat dan telepon tentang permintaan pengiriman uang dalam jumlah tertentu. Pesan singkat dan telepon tersebut merupakan tindakan penipuan  yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Jika ada hal-hal yang memerlukan penjelasan, silahkan kirim email ke This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it . Terima kasih.

Malang, 21 Februari 2012

 

 

ttd.

Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si

  • Add New
  • Search
Comments (2)
  • |2012-02-23 05:14:04 Sri Rejeki Urip  - PERLU WASPADA
    avatar
    Kasus yang mirip dengan yang diungkapkan oleh Prof. Mudji di atas, terjadi pula di lingkungan tempat saya bekerja beberapa waktu yang lalu. Banyak orang, termasuk saya, mendapat SMS dari seseorang yang mengatasnamakan KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI yang memberitahu bahwa penerima pesan mendapat tugas untuk mengikuti Seminar atau Konggres Internasional di Jakarta. Beliau sebagai pejabat, AKAN MENTRASFER SEJUMLAH UANG (jumlah yang cukup memikat hati) melalui ATM untuk biaya mengikuti Seminar di Jakarta.

    Saya langsung curiga dengan SMS tersebut, sehingga langsung saya hapus. Ternyata ada beberapa teman yang jadi korban, ada yang banyak, ada yang besarnya sejumlah gaji yang diterima pada bulan itu, pokoknya sejumlah dana yang tersisa di ATM. Para korban nampaknya ‘dihipnotis’ karena pada proses yang seharusnya dia menerima transfer, dengan panduan dari pelaku melalui telepon, malah mentransfer seluruh uang yang ada di ATM ke pelaku tindak kejahatan.

    Saya mengatakan dihipnotis, karena saya memperhatikan ada sesuatu yang janggal yang terjadi pada atasan saya, yang juga menerima SMS. Setelah membaca SMS, tiba-tiba sambil jalan beliau mengatakan “ Sebentar ya, saya mau ke ATM, ada yang penting”. Saya sempat kaget, kok begitu mendadak. Namun, Allah masih melindungi beliau, karena sampai di ATM, ada antrian panjang. Melihat situasi ini, beliau teringat beberapa mahasiswanya yang menunggu di kantor untuk konsultasi. Akhirnya beliau putuskan untuk kembali ke kantor. Beberapa saat kemudian, beliau ditelpon oleh pelaku, ditanya mengapa belum ke ATM. Atasan saya itu dengan tegasnya mengatakan “Pak, kalau memang mau ditransfer, ya silahkan ditransfer saja, nanti saya ambilnya, saya tidak bisa ke ATM, karena banyak mahasiswa yang menunggu saya. Kemudian si pelaku mengatakan : “Tidak bisa Bu, Ibu harus ke ATM sendiri”. “Kalau Ibu tidak bisa ke ATM, uang tidak saya transfer”. Atasan saya menjawab dengan tegas: “Tidak ditransfer, tidak apa-apa Pak”, “Saya tidak jadi Seminar juga tidak apa-apa”. Dan alhamdulillah, beliau malah selamat dengan keputusan yang diambilnya.
    Mungkin yang terjadi dengan Prof. Mudji ini mirip dengan yang saya ceritakan. Nama beliau dimanfaat oleh orang yang berniat tidak baik untuk mendapatkan sejumlah uang dngan cara yang tidak benar. Selain melalui website, mungkin Prof. Mudji perlu mengirim pesan ke semua teman-teman beliau, siapa tahu teman-teman beliau menjadi sasaran dari perbuatan yang melanggar hukum ini.
    Semoga pengalaman di atas bermanfaat. Kita memang harus selalu waspada.

    Reply
  • |2012-03-20 18:29:43 DoreenGlass29  - answer this topic
    avatar
    Don't have a lot of cash to buy a house? Worry no more, just because that is possible to get the home loans to resolve all the problems. Thence take a collateral loan to buy all you want.
    Reply
Write comment
Your Contact Details:
Gravatar enabled
Comment:
:D:angry::angry-red::evil::idea::love::x:no-comments::ooo::pirate::?::(
:sleep::););)):0
Security
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
Powered by !JoomlaComment 4.0 beta1

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 
 

www.mudjiarahardjo.com 2009