• Beranda
  • Profile
  • Buku Tamu
  • Galeri Foto
  • Prof Mudijia Rahardjo
  • Prof Mudijia Rahardjo
  • Prof Mudijia Rahardjo
  • Prof Mudijia Rahardjo
  • Prof Mudijia Rahardjo

Main Menu

  • Home
  • Curriculum Vitae
  • Artikel
  • Agenda
  • Materi Kuliah
    • Jadwal Mengajar
    • Syllabus
  • Pengumuman/Informasi
  • Karya Ilmiah
  • Galeri Foto
  • Buku Tamu

Latest Articles

  • Sejarah Penelitian Kualitatif (Bagian 2 habis)
  • SEJARAH PENELITIAN KUALITATIF: Penelitian Etnografi sebagai Titik Tolak
  • Jam’iyyah Thariqah di Tengah Perubahan Masyarakat
  • Aksi Seribu Sandal sebagai Perlawanan Simbolik dan Fenomena Nenek Djubaidah
  • Perkembangan Metodologi Penelitian: Dari Positivistik, Post-Positivistik (Interpretif), hingga Hermeneutika

Facebook

Chat

globetrackr

free counters

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1160
mod_vvisit_counterYesterday1167
mod_vvisit_counterThis week1160
mod_vvisit_counterThis month6640
mod_vvisit_counterAll432864

Latest Commented On

DESAIN DAN CONTOH PROSES PENELITIAN KUALITATIF (82 comments)
Sejarah Penelitian Kualitatif (Bagian 2 habis) (9 comments)
Jenis dan Metode Penelitian Kualitatif (76 comments)
Antara Rumusan Masalah dan Fokus Penelitian; (Bahan Kuliah Metpen, S1, S2, dan S3) (5 comments)
Bersimpuh Dzikir Mengagungkan Asma Allah Bersama Al Khidmah (5 comments)
Triangulasi dalam Penelitian Kualitatif (41 comments)
Bahasa Indonesia: Mungkinkah Menjadi Bahasa Internasional? (9 comments)
Nasihat Imam Ghazali (1 comments)
Jam’iyyah Thariqah di Tengah Perubahan Masyarakat (2 comments)
Ternyata Kejujuran adalah Pangkal Keberhasilan (7 comments)

Latest News

Pengumuman MABA 2011

28.07.2011 |
... Read more...
Dear Colleagues and Students,

12.02.2010 |
... Read more...
Joomla! Україна

Polls

Menurut anda artikel apa yang harus diperbanyak
 

Popular

  • Jenis dan Metode Penelitian Kualitatif
  • DESAIN DAN CONTOH PROSES PENELITIAN KUALITATIF
  • PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU [2]
  • Analisis Data Penelitian Kualitatif (Sebuah Pengalaman Empirik)
  • PENELITIAN SOSIOLOGIS HUKUM ISLAM
DESAIN DAN CONTOH PROSES PENELITIAN KUALITATIF PDF Print E-mail
Written by Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si   
Monday, 24 May 2010 01:25

A. DESAIN PENELITIAN KAULITATIF

Karena paradigma, proses, metode, dan tujuannya berbeda, penelitian kualitatif memiliki model desain yang berbeda dengan penelitian kuantitatif. Tidak ada pola baku tentang format desain penelitian kualitatif, sebab; (1) instrumen utama penelitian kualitatif adalah peneliti sendiri, sehingga masing-masing orang bisa memiliki model desain sendiri sesuai seleranya, (2) proses penelitian kualitatif bersifat siklus, sehingga sulit untuk dirumuskan format yang baku, dan (3) umumnya penelitian kualitatif berangkat dari kasus atau fenomena tertentu, sehingga sulit untuk dirumuskan format desain yang baku.

 

Namun demikian, dari pengalaman beberapa kali melakukan penelitian kualitatif format berikut, penulis menggunakan format berikut untuk dipakai sebagai contoh yang bisa dikembangkan lebih lanjut.

 

  1. PENDAHULUAN
  2. Tema Penelitian
  3. Konteks  Penelitian
  4. Fokus Penelitian
  5. Tujuan Penelitian
  6. Tinjauan Pustaka

 

  1. METODE PENELITIAN
  2. Objek dan Informan Penelitian
  3. Metode Perolehan dan Pengumpulan Data
  4. Metode Pengecekan  Keabsahan Data
  5. Metode Analisis Data
  6. Diskusi Hasil Penelitian
  7. Laporan Penelitian

 

B. CONTOH PROSES PENELITIAN KUALITATIF

Proses penelitian disajikan menurut tahap-tahapnya, yaitu: (1) Tahap Pra-lapangan, (2) Tahap Kegiatan Lapangan, dan (3) Tahap Pasca-lapangan.

1. Tahap Pra-lapangan

Beberapa kegiatan dilakukan sebelum peneliti memasuki lapangan. Masing-masing adalah: (1) Penyusunan rancangan awal penelitian, (2) Pengurusan ijin penelitian, (3) Penjajakan lapangan dan penyempurnaan rancangan penelitian,(4) Pemilihan dan interaksi dengan subjek dan informan, dan (5) Penyiapan piranti pembantu untuk kegiatan lapangan.

Perlu dikemukakan, peneliti menaruh minat dan kepedulian terhadap gejala menglaju dan akibat-akibat sosialnya. Pengamatan sepintas sudah dilakukan jauh sebelum rancangan penelitian disusun dan diajukan sebagai topik penelitian.

Berbekal pengamatan awal dan telaah pustaka, peneliti mengajukan usulan penelitian tentang mobilitas penduduk dan perubahan di pedesaan. Usulan yang diajukan dan diseminarkan dengan mengundang teman sejawat dan pakar.

Karena berpendekatan kualitatif, usulan penelitian itu dipandang bersifat sementara (tentative). Karena itu peluang seminar digunakan untuk menangkap kritik dan masukan, baik terhadap topik maupun metode penelitian. Berdasarkan kritik dan masukan tersebut, peneliti membenahi rancangan penelitiannya dan melakukan penjajakan lapangan.

Penjajakan lapangan dilakukan dengan tiga teknik secara simultan dan lentur, yaitu (a) pengamatan; peneliti mengamati secara langsung tentang gejala- gejala umum permasalahan, misalnya arus menglaju pada pagi dan sore hari, (b) wawancara; secara aksidental peneliti mewawancari beberapa informan dan tokoh masyarakat, (c) telaah dokumen; peneliti memilih dan merekam data dokumen yang relevan, baik yang menyangkut Bandulan maupun Kotamadya Dati II Malang.

Perumusan masalah dan pemilihan metode penelitian yang lebih tepat dilakukan lagi berdasarkan penjajakan lapangan (grand tour observation). Sepanjang kegiatan lapangan, ternyata pusat perhatian dan teknik-teknik terus mengalami penajaman dan penyesuaian.

Dalam ungkapan Lincoln dan Guba (1985: 208), kecenderungan rancangan penelitian yang terus-menerus mengalami penyesuaian berdasarkan interaksi antara peneliti dengan konteks ini disebut rancangan membaharu (emergent design).

Berdasarkan penjajakan lapangan, peneliti menetapkan tema pokok penelitian ini, yaitu: perubahan sosial di mintakat penglaju (commuters' zone). Pusat perhatian diberika pada peran penglaju dalam perubahan sosial di Bandulan, Kecamatan Sukun, Kotamadya Malang.

Secara rinci pusat perhatian ini mencakup beberapa pertanyaan sebagaimana diajukan dalam bab pendahuluan, yaitu: (1) Faktor apa saja, baik dari dalam diri, dari dalam desa, maupun dari luar desa, yang mendorong perilaku menglaju pada sebagian penduduk Bandulan? Apakah makna menglaju sebagaimana dihayati oleh mereka?, (2) Bagaimanakah ragam gaya hidup, pola interaksi sosial, solidaritas dan peran sosial masing-masing kategori empiris penduduk dalam perubahan sosial di Bandulan?, dan (3) Akibat-akibat sosial apa saja yang terjadi karena banyaknya penduduk yang menglaju ke luar Bandulan, baik pada sistem nilai dan kepercayaan, pranata sosial dan ekonomi, dan pola pelapisan sosial sebagaimana dirasakan oleh masyarakat setempat?

 

2. Tahap Pekerjaan Lapangan

Sepanjang pelaksanaan penelitian, ternyata penyempurnaan tidak hanya menyangkut pusat perhatian penelitian, melainkan juga pada metode penelitiannya. Bogdan dan Taylor (1975:126) memang menegaskan agar para peneliti sosial mendidik (educate) dirinya sendiri. "To be educated is to learn to create a new. We must constantly create new methods and new approaches".

Konsep sampel dalam penelitian ini berkaitan dengan bagaimana memilih informan atau situasi sosial tertentu yang dapat memberikan informasi mantap dan terpercaya mengenai unsur-unsur pusat perhatian penelitian.

Pemilihan informan mengikuti pola bola salju (snow ball sampling). Bila pengenalan dan interaksi sosial dengan responden berhasil maka ditanyakan kepada orang tersebut siapa-siapa lagi yang dikenal atau disebut secara tidak langsung olehnya.

Dalam menentukan jumlah dan waktu berinteraksi dengan sumber data, peneliti menggunakan konsep sampling yang dianjurkan oleh Lincoln dan Guba (1985), yaitu maximum variation sampling to document unique variations. Peneliti akan menghentikan pengumpulan data apabila dari sumber data sudah tidak ditemukan lagi ragam baru. Dengan konsep ini, jumlah sumber data bukan merupakan kepedulian utama, melainkan ketuntasan perolehan informasi dengan keragaman yang ada.

Tidak semua penduduk bisa memberikan data yang diperlukan. Karena itu, hanya 25 orang sumber data yang diwawancarai secara mendalam. Masing-masing adalah 14 orang penduduk asli penglaju, 6 orang penduduk asli bukan penglaju, dan 5 orang penduduk pendatang penglaju.

Karena data utama penelitian ini diperoleh berdasarkan interaksi dengan responden dalam latar alamiah, maka beberapa perlengkapan dipersiapkan hanya untuk memudahkan, misalnya : (1) tustel, (2) tape recorder, dan (3) alat tulis termasuk lembar catatan lapangan. Perlengkapan ini digunakan apabila tidak mengganggu kewajaran interaksi sosial.

Pengamatan dilakukan dalam suasana alamiah yang wajar. Pada tahap awal, pengamatan lebih bersifat tersamar. Teknik ini seringkali memaksa peneliti melakukan penyamaran. Misalnya: untuk mengamati aspek-aspek yang berhubungan dengan perilaku dan gaya hidup, peneliti beranjang-sana di rumah informan. Sambil berbincang-bincang, peneliti mencermati cara berbicara, berpakaian, penataan ruang, gaya bangunan rumah, benda-benda simbolik dan sebagainya.

Ketersamaran dalam pengamatan ini dikurangi sedikit demi sedikit seirama dengan semakin akrabnya hubungan antara pengamat dengan informan. Ketika suasana akrab dan terbuka sudah tercipta, peneliti bisa mengkonfirmasikan hasil pengamatan melalui wawancara dengan informan.

Dengan wawancara, peneliti berupaya mendapatkan informasi dengan bertatap muka secara fisik danbertanya-jawab dengan informan. Dengan teknik ini, peneliti berperan sekaligus sebagai piranti pengumpul data.

Selama wawancara, peneliti juga mencermati perilaku gestural informan dalam menjawab pertanyaan. Untuk menghindari kekakuan suasana wawancara, tidak digunakan teknik wawancara terstruktur. Bahkan wawancara dalam penelitian ini seringkali dilakukan secara spontan, yakni tidak melalui suatu perjanjian waktu dan tempat terlebih dahulu dengan informan. Dengan ini peneliti selalu berupaya memanfaatkan kesempatan dan tempat-tempat yang paling tepat untuk melakukan wawancara.

Selama kegiatan lapangan peneliti merasakan bahwa pengalaman sosialisasi, usia dan atribut- atribut pribadi peneliti bisa mempengaruhi interaksi peneliti dengan informan. Semakin mirip latar belakang informan dengan peneliti, semakin lancar proses pengamatan dan wawancara.

Sebaliknya, ketika mewawancarai informan yang berbeda latar belakang, peneliti harus menyesuaikan diri dengan mereka. Banyak ragam cara menyesuaikan diri. Di antaranya dengan cara berpakaian, bahasa yang digunakan, waktu wawancara, hingga penyamaran seolah-olah peneliti memiliki sikap dan kesenangan yang sama dengan informan. Karena kendala itu, pengumpulan data terhadap penduduk asli, baik penglaju dan lebih-lebih yang bukan penglaju, berjalan agak lamban.

Kejenuhan, bahkan rasa putus-asa kadang-kadang muncul dan menyerang peneliti. Dalam keadaan demikian, peneliti beristirahat untuk mengendapkan, membenahi catatan lapangan, dan merenungkan hasil-hasil yang diperoleh. Dengan cara ini, peneliti bisa menemukan informasi penting yang belum terkumpul.

Kedekatan antara tempat tinggal peneliti dengan informan ternyata sangat membantu kegiatan lapangan. Secara tidak sengaja peneliti bisa bertemu dengan informan, sehingga pembicaraan setiap saat bisa berlangsung. Kendati tidak dirancang, bila hasil percakapan itu memiliki arti penting bagi penelitian, akan dicatat dan diperlakukan sebagai data penelitian.

Pada dasarnya wawancara dilaksanakan secara simultan dengan pengamatan. Kadang-kadangwawancara merupakan tindak-lanjut dari pengamatan. Misalnya, setelah mengamati suasana rumah tangga dan keluarga informan, peneliti menuliskan hasilnya dalam bentuk catatan lapangan. Wawancara dilakukan setelah itu untuk mengungkapkan makna dari setiap hasil pengamatan yang menarik.

Penelaahan dokumentasi dilakukankhususnya untuk mendapatkan data konteks. Kajian dokumentasi di lakukan terhadap catatan-catatan, arsip- arsip, dan sejenisnya termasuk laporan-laporan yang bersangkut paut dengan permasalahan penelitian.

Perekaman dokumen menjadi lebih mudah karena dokumen, baik dari kelurahan maupun dari Kotamadya cukup lengkap. Agar tidak menyulitkan lembaga yang menyediakan, peneliti meminta ijin untuk menfoto-copy dokumen-dokumen yang diperlukan atau menyalinnya ke dalam catatan peneliti.

Pemeriksaan keabsahan (trustworthiness) data dalam penelitian ini dilakukan dengan empat kriteria sebagaimana dianjurkan oleh Lincoln dan Guba (1985: 289-331). Masing-masing adalah derajat: (1) kepercayaan (credibility), (2) keteralihan (transferability), (3) kebergantungan (dependability), dan (4) kepastian (confirmability).

Untuk meningkatkan derajat kepercayaan data perolehan, dilakukan dengan teknik: (1) perpanjangan keikut-sertaan, (2) ketekunan pengamatan, (3) triangulasi, (4) pemeriksaan sejawat, (5) kecukupan referensial, (6) kajian kasus negatif, dan (7) pengecekan anggota.

Kegiatan lapangan penelitian ini semula dijadwal tidak lebih dari enam bulan. Dengan pertimbangan bahwa peningkatan waktu masih memunculkan informasi baru, maka lama kegiatan lapangan diperpanjang. Dengan perpanjangan waktu ini, seperti dikemukakan Moleong (1989), peneliti dapat mempelajari "kebudayaan", menguji kebenaran dan mengurangi distorsi.

Dengan mengamati secara tekun, peneliti bisa menemukan ciri-ciri atau unsur-unsur dalam suatu situasi yang sangat relevan dengan peran penglaju dalam perubahan sosial di Bandulan. Bila perpanjangan keikutsertaan menyediakan lingkup, maka ketekunan pengamatan menyediakan kedalaman.

Triangulasi dilakukan untuk melihat gejala dari berbagai sudut dan melakukan pengujian temuan dengan menggunakan berbagai sumber informasi dan berbagai teknik. Empat macam triangulasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pemeriksaandengan memanfaatkan sumber, metode, penyidik dan teori.

Meskipun Lincoln dan Guba (1985) tidak menganjurkan triangulasi teori, tampaknya Patton (1987: 327) berpendapat lain. Menurutnya, triangulasi antar teori tetap dibutuhkan sebagai penjelasan banding (rival explanation).

Dalam penelitian ini, penempatan teori lebih mengikuti anjuran Bogdan dan Taylor (1975). Menurut mereka, teori memberikan suatu penjelasan atau kerangka kerja penafsiran yang memungkinkan peneliti memberi makna pada kekacauan data (morass of data) dan menghubungkan data dengan kejadian-kejadian dan latar yang lain. Karena itu, sangat penting bagi peneliti untuk mengetengahkan temuannya dengan perspektif teoretik lain, khususnya selama tahap pengolahan data penelitian yang intensif.

Pengamatan dan wawancara tidak terstruktur yang diterapkan dalam penelitian ini memang menghasilkan data yang masih kacau. Untuk memilah dan memberi makna pada data tersebut, peneliti tidak bisa tidak harus berpaling kepada teori-teori sosiologi dan antropologi yang relevan.

Pemeriksaan sejawat dilakukan dengan cara mengetengahkan (to expose) hasil penelitian, baik yang bersifat sementara maupun hasil akhir, dalam bentuk diskusi analitik dengan rekan-rekan sejawat. Dengan cara ini peneliti berusaha mempertahankan sikap terbuka dan kejujuran, dan mencari peluang untuk menjajaki dan menguji hipotesis yang muncul dari peneliti (pemikiran peneliti).

Sebelum menetapkan temuan sebagai kecenderungan pokok, peneliti melakukan pengecekan anggota. Ini dilakukan dengan mengajukan pertanyaan berapa proporsi kasus yang mendukung temuan, dan berapa yang bertentangan dengan temuan. Bila ada penyimpangan dalam kasus-kasus tertentu, peneliti menelaahnya secara lebih cermat.

Telaah lebih cermat terhadap kasus-kasus yang menyimpang sering disebut sebagai analisis kasus negatif. Teknik ini dilakukan untuk menelaah kasus-kasus yang saling bertentangan dengan maksud menghaluskan simpulan sampai diperoleh kepastian bahwa simpulan itu benar untuk semua kasus atau setidak-tidaknya sesuatu yang semula tampak bertentangan, akhirnya dapat diliput aspek-aspek yang tidak berkesesuaian tidak lagi termuat. Dengan kata-kata lain dapat dijelaskan "duduk persoalannya".

Selain itu, peneliti juga menguji kecukupan acuan dalam menarik simpulan. Kecukupan acuan dalam penelitian ini dilakukan dengan mengajukan kritik internal terhadap temuan penelitian. Berbagai bahan digunakan untuk meneropong temuan penelitian.

Usaha meningkatkan keteralihan dalam penelitian ini dilakukan dengan cara "uraian rinci" (thick description). Untuk itu, peneliti melaporkan hasil penelitiannya secermat dan selengkap mungkin yang menggambarkan konteks dan pokok permasalahan secara jelas. Dengan demikian, peneliti menyediakan apa-apa yang dibutuhkan oleh pembacanya untuk dapat memahami temuan-temuan.

Kebergantungan penelitian ini diupayakan dengan audit kebergantungan. Dalam hal ini peneliti memberikan hasil penelitian dan melaporkan proses penelitian termasuk "bekas-bekas" kegiatan yang digunakan. Berdasarkan penelusurannya, seorang auditor dapat menentukan apakah temuan-temuan penelitian telah bersandar pada hasil di lapangan.

Kepastian penelitian ini diupayakan dengan memperhatikan topangan catatan data lapangan dan koherensi internal laporan penelitian. Hal ini dilakukan dengan cara meminta berbagai pihak untuk melakukan audit kesesuaian antara temuan dengan data perolehan dan metode penelitian.

 

3. Tahap Pasca Lapangan

Telah disinggung bahwa penelitian ini menerapkan metode kualitatif, yaitu suatu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata orang baik tertulis maupun lisan dan tingkah laku teramati, termasuk gambar (Bogdan and Taylor, 1975).

Walau peneliti tidak sependapat dengan teknik-teknik analisis data kualitatif menurut Miles dan Huberman (1987), model analisis interaktif yang digambarkannya sangat membantu untuk memahami proses penelitian ini. Model analisis interaktif mengandung empat komponen yang saling berkaitan, yaitu (1) pengumpulan data, (2) penyederhanaan data, (3) pemaparan data, dan (4) penarikan dan pengujian simpulan.

Mengacu model interaktif, analisis data tidak saja dilakukan setelah pengumpulan data, tetapi juga selama pengumpulan data. Selama tahap penarikan simpulan, peneliti selalu merujuk kepada "suara dari lapangan" untuk mendapatkan konfirmabilitas.

Analisis selama pengumpulan data (analysis during data collection) dimaksudkan untuk menentukan pusat perhatian (focusing), mengembangkan pertanyaan-pertanyaan analitik dan hipotesis awal, serta memberikan dasar bagi analisis pasca pengumpulan data (analysis after data collection). Dengan demikian analisis data dilakukan secara berulang-ulang (cyclical).

Pada setiap akhir pengamatan atau wawancara, dicatat hasilnya ke dalam lembar catatan lapangan (field notes). Lembar catatan lapangan ini berisi: (1) teknik yang digunakan, (2) waktu pengumpulan data dan pencatatannya, (3) tempat kegiatan atau wawancara, (4) paparan hasil dan catatan, dan (5) kesan dan komentar. Contoh catatan lapangan dapat diperiksa pada lampiran.

Pendirian ontologis penelitian adalah bahwa tujuan penyelidikan adalah mengembangkan suatu bangunan pengetahuan idiografik dalam bentuk "hipotesis kerja" yang menggambarkan kasus individual (Lincoln and Guba, 1985: 38). Implikasinya, konstruksi realitas, yang dalam hal ini adalah gejala menglaju dan pengaruh sosialnya, tidak dapat dipisahkan dari konteks (kedisinian, Bandulan) dan waktu (kekinian, 1996).

Untuk itu peneliti memandang penting untuk menyelidiki secara cermat akar-akar gejala menglaju sebagai konteks kajian. Berdasarkan asal faktor pemicu gejala menglaju peneliti menemukenali tiga kategori faktor, yaitu: (1) dari dalam diri, (2) dari dalam desa, dan (3) dari luar desa.

Empat teknik analisis data kualitatif sebagaimana dianjurkan oleh Spradley (1979) diterapkan dalam penelitian ini. Masing-masing adalah: (1) analisis ranah (domain analysis), (2) analisis taksonomik (taxonomic analysis), (3) analisis komponensial (componential analysis). dan (4) analisis tema budaya (discovering cultural themes).

Analisis ranah bermaksud memperoleh pengertian umum dan relatif menyeluruh mengenai pokok permasalahan. Hasil analisis ini berupa pengetahuan tingkat "permukaan" tentang berbagai ranah atau kategori konseptual. Kategori konseptual ini mewadahi sejumlah kategori atau simbol lain secara tertentu.

Pada tahap awal, berdasarkan pola mobilitas hariannya, peneliti menemukenali dua kategori pokok penduduk Bandulan. Masing-masing adalah penduduk penglaju dan bukan penglaju. Berdasarkan asalnya, peneliti menemukenali dua kategori pokok penduduk Bandulan, yaitu: penduduk asli dan penduduk pendatang.

Pada analisis taksonomik, pusat perhatian penelitian ditentukan terbatas pada ranah yang sangat berguna dalam upaya memaparkan atau menjelaskan gejala-gejala yang menjadi sasaran penelitian. Pilihan atau pembatasan pusat perhatian dilakukan berdasarkan pertimbangan nilai strategik temuannya bagi program peningkatan kualitas hidup subyek penelitian atau mengacu pada strategic ethnography (Faisal, 1990 : 43).

Analisis taknonomik tidak dilakukan secara murni berdasar data lapangan, tetapi dikonsultasikan dengan bahan-bahan pustaka yang telah ada. Beberapa anggota ranah yang menarik dan dipandang penting dipilih dan diselidiki secara mendalam. Dalam hal ini adalah bagaimana peran masing-masing kategori tersebut dalam proses perubahan sosial yang berlangsung di Bandulan.

Analisis komponensial dilakukan untuk mengorganisasikan perbedaan (kontras) antar unsur dalam ranah yang diperoleh melalui pengamatan dan atau wawancara terseleksi. Dalam hemat peneliti, kedalaman pemahaman tercermin dalam kemampuan untuk mengelompokkan dan merinci anggota sesuatu ranah, juga memahami karakteristik tertentu yang berasosiasi dengannya.

Dengan mengetahui warga suatu ranah, memahami kesamaan dan hubungan internal, dan perbedaan antar warga dari suatu ranah, dapat diperoleh pengertian menyeluruh dan mendalam serta rinci mengenai suatu pokok permasalahan. Dengan demikian akan diperoleh pemahaman makna dari masing-masing warga ranah secara holistik.

Hasil lacakan kontras di antara warga suatu ranah dimasukkan ke dalam lembar kerja paradigma (Spradley, 1979: 180). Kontras-kontras tersebut selalu diperiksa kembali sebagaimana dalam model analisis interaktif. Ringkasananalisis komponensial, yang digunakan sebagai pemandu penulisan paparan hasil penelitian inidisajikan dalam lampiran.

Dalam mengungkap tema-tema budaya, peneliti menggunakan saran yang diberikan oleh Bogdan dan Taylor (1975:82-93). Langkah-langkah yang dilakukan adalah: (1) membaca secara cermat keseluruhan catatan lapangan, (2) memberikan kode pada topik-topik pembicaraan penting, (3) menyusun tipologi, (4) membaca kepustakaan yang terkait dengan masalah dan konteks penelitian.

Berdasarkan seluruh analisis, peneliti melakukan rekonstruksi dalam bentuk deskripsi, narasi dan argumentasi. Beberapa sub-topik disusun secara deduktif, dengan mendahulukan kaidah pokok yang diikuti dengan kasus dan contoh-contoh. Sub-topik selebihnya disajikan secara induktif, dengan memaparkan kasus dan contoh untuk ditarik kesimpulan umumnya.

  • Add New
  • Search
Comments (66)
  • |2010-05-24 13:48:26 lilik nur kholishoh  - Thank you very much
    avatar
    Assalamu'alaikum wr.wb,
    Terima kasih Prof. Prof Mudji sangat membantu kami dalam mengerjakan field research yang akan kami lakukan. Saya sudah membaca buku Prof yang berjudul Sosiologi pedesaan.
    Menurut saya buku ini sangat berkesan. Tidak hanya sekedar berbagi ilmu, tetapi juga ada pengalaman-pengalaman menarik yang muncul saat Prof.Mudji melakukan penelitian. Semoga kami bisa terinspirasi setelah membaca dan mengerjakan tugas lapangan kami.Amiin.
    Wa'alaikum salam wr.wb.
    Reply
  • |2010-05-25 08:06:40 Mudji  - Thanks
    avatar

    Dear Lilik,

    Thanks for your complement. I am still studying from anybody, including from you and my other students.

    Let us share our knowledge together.

    Best Regards,

    Wassalam,

    Mudji
    Reply
  • |2011-11-18 14:54:13 Ai Rubaiah  - menanyakan contoh..
    avatar
    assalamualaikum..
    pak muji saya kurang paham tentang metode kualitatif dengan kuantitatif,..
    karna saya sangat sulit mencari contohnya...
    bapak bisa memberikan contohnya tidak ??
    trimakasihh..
    Reply
  • |2010-10-05 12:56:58 intan
    avatar
    :D
    Reply
  • |2010-10-05 12:57:28 intan
    avatar
    :D
    Reply
  • |2011-09-10 09:48:59 Anonymous
    avatar
    :0 jelek
    Reply
  • |2010-10-05 12:57:59 intan
    avatar
    SAYA SUKA ITU.... :D
    Reply
  • |2010-05-24 23:52:37 ngainun naim  - MENARIK
    avatar
    Terima kasih Prof. Mudji. Saya peserta pelatihan penelityian di UIN yang salah satu pematerinya adalah Panjenengan. Uraian dan ulasan Prof. Mudji memberikan banyak hal baru dan kesadaran pada saya akan makna penting Mety. Pend. "Saya haus belajar Met. Pend", adalah kata-kata Prof. Mudji yang terngiang dalam ingatan saya. Trims Prof.
    Reply
  • |2010-05-25 08:04:30 Mudji  - thanks
    avatar

    Dear Mas Naim,
    I am so happy you are getting more interested in research methodology. as Muslim scholars, we must upgrade our knowledge continously, through the knowledge of research. Make STAIN Pekalongan research-based islamic institution under your hand.

    Congratutaltion

    Regards,

    Mudji
    Reply
  • |2011-02-24 09:09:59 sumimura
    avatar
    :( :( :( :(
    kurang lengkap nom proffAgN
    Reply
  • |2011-02-24 09:11:09 sumimura  - kurang lengkap om prof
    avatar
    :( :( :( :( :( :(
    Reply
  • |2010-05-25 03:15:18 sugeng sukolono  - keep it simple
    avatar
    I'm curious, what level of study is this material for? under graduate, graduate, post graduate or else? You've got to make it more interisting for your students. practical and simple.
    Reply
  • |2010-05-26 05:32:01 Mudji  - what level?
    avatar

    Dear P. Sugeng,

    This material is for my senior-under graduate students, and post-graduate. also for lecturers interested in the matter. But your suggestion is correct. Thank you a lot.

    Best Regards,
    Mudji
    Reply
  • |2010-05-26 02:56:07 Jamal L Yunus
    avatar
    Syukron jaziilan yaa syaikh atas kajian dan contoh metode kualitatifnya, it's importent to me, and I always patient to wait for you to explain about "integrative research methodology" paling tidak the basicly-nya aja dulu..jazaakallahu khoiron wa barokallahu fiikum yaa syaikh..afwaan
    Reply
  • |2010-05-26 05:28:46 Mudji  - Yes,
    avatar

    As wr wb.,

    Thanks a lot Pak Jamal, we can discuss it further. that will be lovely. (Sengaja ini berbahasa Inggris, karena kan sudah dikursus). I think your English improves a lot now.
    Good luck.

    Wassalam

    Mudji
    Reply
  • |2010-05-27 07:17:56 umrotul khasanah  - Kualitatif
    avatar
    Ass.

    Dengan seksama saya membaca tulisan Bapak Prof. Mudjia tentang desain penelitian kualitatif. Saya harus banyak menggali dari berbagai ilmuwan sebagai masukan dan menambah wawasan saya yang sekarang ini sedang menyusun desertasi. Tulisan Bapak sangat berarti buat saya. Trimakasih Prof, semoga menjadi ilmu yang bermanfaat dan Bapak selalu mendapat berkah-Nya. Amin.

    Wass.

    uum
    Reply
  • |2010-07-22 09:23:41 Mudji  -  Ok thanks
    avatar


    Dear Bu. Umratul,
    Thanks a lot for your compelement, though what I ve written is just a simple contribution for my students and colleagues.

    I am glad if it is useful for you. Read other articles onthe same issues.

    Wassalam
    Best Regards,

    Mudji
    Reply
  • |2010-05-27 23:29:42 mohammad ariefin tanjung  - say thanks
    avatar
    Assalamu'alaikum Prof.Mudji.
    By this message i'd like to say thanks a lot for giving me the design of process of qualitative research in detail. Your design became an inspirational mind for me in preparing to propose
    my proposal dissertation of PROGRAM OF DOCTOR (S3)
    POST GRADUATE PROGRAM (PPs)
    STATE INSTITUTE ISLAMIC STUDIES
    NORTH SUMATERA MEDAN.
    Reply
  • |2010-05-31 03:15:03 Mudji  - thanks a lot
    avatar

    Dear Mas. Mohammad Ariefin Tanjung,

    Thank you alot for your comments. I hope it can be of benefit to you.Lets' s share our academic knowledge in varuous fileds of study.

    We wish you success.

    Wassalam
    Mudji
    Reply
  • |2010-06-02 01:47:32 AHSAN  - mohon bantuan info
    avatar
    Prof, di UIN Malang rekening bank untuk operasional keuangannya menggunakan rekening bank apa saja Prof? Ada bank syariahnya nggak? Saya ingin melengkapi data saya untuk riset kecil tentang perbankan syariah..sebetulnya saya mau kirim kuesioner (8 pertanyaan) tetapi saya cek di FB emailnya di hidden..ya lewat forum ini saja..ngapunten Prof..mohon bantuannya..maturnuwun
    Reply
  • |2010-07-22 09:20:39 Mudji  -  No Bank Syariah
    avatar
    Mas Ahsan Yth,

    Terima kasih and atelah membuka web saya. tetapi untuk informasi yang anda minta saya jelaskan bahwa untuk operasional keuangan UIN Malang Bank BTN, dan BNI. Bank BTN untuk menerima SPP sedangkan bank BNI untuk mengelola uang beasiswa bagi mahasiswa. UIN tiadk (belum punya) bank Syariah. Maaf
    Terima kasih

    Wassalam

    Mudji
    Reply
  • |2010-06-02 03:30:20 samali
    avatar
    Trims Prof. penjelasan jenengan mudah diikuti meskipun materinya cukup menguras otak akhirnya jadi pintar juga kami ...
    Reply
  • |2010-06-03 05:57:02 Mudji  - terima kasih pak
    avatar

    As wr wb.,

    Terima kasih bapak telah memahami metodologi penelitian. tetap terus belajar dan berkarya.

    Insya Allah kita ketemu lagi.


    Wassalam

    Mudji
    Reply
  • |2010-06-02 03:40:43 samali
    avatar
    Rasanya ingin saya berlama-lama dengan Pak Prof.dengan harapan dapat menggali lebih dalam tentang metodologi penelitian kualitatif semoga ilmu yang disampaikan bermanfaat
    Reply
  • |2010-08-08 18:33:38 Arwan
    avatar
    As wr wb.,
    Terima kasih atas Tulisan Prof. yang dapat menjadi inspirasi bagi saya untuk terus belajar.
    Mudah-mudahan pendidikan di Indonesia semakin maju.
    Reply
  • |2010-08-10 04:58:53 ahmad latif  - metode penelitian etnografi
    avatar
    as wr prof.
    saya sangat tertarik tulisan prof mengenai yang membahas tentang penelitian kualitatif dengan metode kulitatif.
    Saya akan melakukan penelitian tentang wajib belajar: penelitian ini saya akn lakukan disebuah desa/kampung yang terpencil. dikampung itu selama beberapa puluh tahun belum ada pendidikan dasar sehingga nyaris semua penduduk di kampung itu buta huruf, nanti dua tahun terakhir baru ada sekolah dasar. itupun kebradaanya dilakukan melalui swadaya masyarakat setempat.
    apakah kasus ini cocok dengan pendekatan etnografi.
    minta tolong juaga sama prof jika sekiranya ada contoh penelitian dengan pendekatan etnografi.
    wassalam,

    email : matuppu92@yahoo.com
    Reply
  • |2010-08-26 05:26:46 anisa  - penelitian kualitatif dan kuantitatif
    avatar
    dear prof ,

    aku mahasiswi dapat tugas buat resume / rigkasan mengenai penelitian kulitaitf dan kuantitaif bisa bantu tidak?
    ada tidak file tersebut mohon di bantu .

    terima kasih ,

    nissa
    :idea:
    Reply
  • |2010-08-29 06:49:15 Khalid Efendi  - Contoh Rancangan penelitian
    avatar
    Assalamualaikum, Prof. Contoh rancangan penelitian ini banyak manfaatnya dalam menyusul rancangan penelitian saya. Saya mengambilnya untuk panduan saya menulis rancangan penelitian.
    Saya seorang widyaiswara di PUSDIKLAT Kementerian Dalam Negeri Reginal Bukittinggi, akan melakukan penelitian tentang pelimpahan kewenangan Walikota kepada Wakil Walikota. Studi Kasus Kota Bukittinggi dan Kabupaten 50 Kota
    Wassalam
    Drs. Khalid Efendi, M.Pd.
    Widyaiswara Madya
    Reply
  • |2010-08-29 06:52:00 Khalid Efendi  - Rancangan Penelitian
    avatar
    Assalamualaikum, Prof. Contoh rancangan penelitian ini banyak manfaatnya dalam menyusul rancangan penelitian saya. Saya mengambilnya untuk panduan saya menulis rancangan penelitian.
    Saya seorang widyaiswara di PUSDIKLAT Kementerian Dalam Negeri Regional Bukittinggi, akan melakukan penelitian tentang pelimpahan kewenangan Walikota kepada Wakil Walikota. Studi Kasus Kota Bukittinggi dan Kabupaten 50 Kota
    Wassalam
    Drs. Khalid Efendi, M.Pd.
    Widyaiswara Madya
    agam_86@yahoo.com
    Reply
  • |2010-09-13 10:58:54 Mudji  - Terima kasih
    avatar


    Wa alaikum salam,

    Bpk. Khalid Efendi yth.,

    Alhamdulillah jika tulisan saya itu berguna.

    Widyaiswara adalah sebuah profesi terhormat dan menantang. karena itu, sudah sangat sewajarnya jika Bapak selalu menambah pengetahuan. Salam hormat dan kenal.

    (maaf baru saja bisa membalas, karena kesibukan.) saat ini saya swedang di Bandara antar bangsa Kuala Lumpur, Mlaysia sambil menunggu jadwal penerbangan ke Melbourne, jadi sempat menulis di web.


    SElamat bekerja pak !
    Wassalam


    Mudji
    Reply
  • |2010-10-21 16:21:40 hardjana  - matur nuwun, prof
    avatar
    :D keparenga ndherek 'meguru' lumantar jagad maya. mugi manfaat barokah. amin :D
    Reply
  • |2010-10-22 13:35:44 Lidia Sambeta  - Desain dan Proses Penelitian kualitatif
    avatar
    Wasalam Prof.... dengan tulus saya ucapkan makasih banyak atas tulisannya,ini menambah wawasan dalam penulisan Tesis saya saya akan berusaha memahaminya agar tulisan saya dapat bermanfaat bagi semua orang
    Reply
  • |2010-11-06 06:02:47 agus  - mau tanya?
    avatar
    tolong prof jelaskan penelitian berdasarkan proses?

    thank.s prof :D
    Reply
  • |2010-11-20 04:16:52 Max  - Thx
    avatar
    Prof, thx atas artikelnya. Sangat menarik dan membantu saya untuk memahami penelitian kualitatif.
    Reply
  • |2010-11-20 06:18:03 Mudji  - terima kasih
    avatar


    Dear P. Max,

    Terima kasih telah membaca artikel saya. tetapi untuk lebih memahami penelitian kualitatif, baca pula artikle di web saya ini yang berjudul "Nalar Dasar Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif", dan juga "Apakah penelitian kualitatif ilmiah?".

    Terima kasih.

    Salam

    Mudji
    Reply
  • |2010-11-23 09:18:43 dina  - ahdjahdjad
    avatar
    :evil: ;)) :0 ;)) :evil: :love: :( :?: :pirate: :pirate: :ooo: :x :love: :D :sleep: :) ;) :0 :0 :0 :idea: :angry-red: :D :D :sleep: :sleep: ;) ;) ;)) ;)) ;)) :0 :0 :0 :0 :0 :0 :0 ;)) ;) ;) :) :sleep: :sleep: :D :D :angry-red: :angry-red: :evil: :evil: :idea: :love: :love: :x :x :no-comments: :ooo: :ooo: :pirate: :pirate: :pirate: :?: :( :(
    Reply
  • |2010-11-23 09:20:35 dina
    avatar
    :0 :0 :0 :0 :0 :0 :0 :0 :0 :0 :0 :0 :0 :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo: :ooo:
    Reply
  • |2010-12-23 06:33:56 Putut S.  - Terimakasih
    avatar
    Ass. Wr. Wb.
    Terima kasih sekali Prof. saya merasa mendapat pencerahan setelah membaca tulisan Prof., kalau berkenan saya mohon diberi tambahan informasi mengenai contoh sistem pengkodean data kualitatif yang lazim digunakan ketika peneliti mengadakan penelitian di latar penelitian.Terimakasih, semoga segala amal baik prof. mendapat balasan dari Allah s.w.t. Aamiin. Wass. Wr. Wb.
    Putut S. di Malang
    Reply
  • |2011-02-03 01:34:26 Yoshinta  - Model Life History seseorang
    avatar
    Assalamu'alayk Prof,

    Saya barus saja seminar proposal skripsi, ada beberapa perubahan terkait model penelitian saya. Awalnya studi kasus menjadi semacam autobiografi atau life history (saran dosen), namun dilihat dari satu sudut pandang (kepemimpinan).
    Saya belum pernah membaca skripsi model tersebut, saat ini sedang mencari info dan referensi. Mohon penjelasan dari Prof terkait model life history dan jika ada saran buku atau jurnal yang harus saya baca. Terimakasih.

    Wassalamu'alayk
    Yoshinta, Jogja
    Reply
  • |2011-03-09 02:09:23 ilham efendi
    avatar
    thanks 4 the info about qualitativ research sir.
    it's my this week's materiel that i should study about..

    but i have question about it,..

    can i say that students essay (skripsi)is quantitative research or quelitative? cz they do it for short time, N i think it not reasonable.... :D :D
    Reply
  • |2011-04-16 05:06:01 http://www.top-sale-shop.com
    avatar
    link:http://www.top-sale-shop.com/audemars-piguet-c-1587.html Replica Watches is one of watch brands in the world to combine preciseness workmanship and conception with spectacular quality at a reasonable price. Each of the AUDEMARS PIGUET Watches link:http://www.top-sale-shop.com/audemars-piguet-classique-collection -c-1587_1590.html, link:http://www.top-sale-shop.com/audemars-piguet-collection-sport-c-1 587_1588.html, link:http://www.top-sale-shop.com/audemars-piguet-contemporaine-collec tion-c-1587_1591.html, link:http://www.top-sale-shop.com/audemars-piguet-sport-collection-c-1 587_1589.html,which we acquit has been cautiously selected on the basis of quality and value. We have also adjudicated to supply a broad categorisation of fashions to match every activeness. High-quality replica watches at magnetic costs make every finest Fake AUDEMARS link:http://www.top-saleshop.com/audemars-piguet-c-1587.html Watch more than an fantabulous purchase, a beneficial investiture, and a real delight.Do the best matter for yourself and your revenue, purchase Replica Audemars Piguet link:http://www.top-sale-shop.com/audemars-piguet-c-1587.html and stay fashonable.
    Reply
  • |2011-04-16 05:08:05 http://www.replica-all-shop.co
    avatar
    Our company is proud to announce our link:http://www.replica-all-shop.com at amazing prices and discounts,
    wholesale link:http://www.replica-all-shop.com/louis-vuitton-c-4.html, wholesale link:http://www.replica-all-shop.com/chanel-c-41.html and many link:http://www.replica-all-shop.com/coach-c-38.html are selling in the lowest price.We pay special attenttion to the high-grade product particulars, keeping the same superiority materials and workmanship. It could be a great summation to your accumulation. Our in large quantities link:http://www.replica-all-shop.com are configured to be fashionable,
    Luxurious and give great Value to your revenue.you can talk with our online help. and it is including the shipping price.
    Reply
  • |2011-04-30 18:44:12 Anonymous
    avatar
    :D :angry: :angry-red: :evil: :idea: :love: :x :no-comments: :ooo: :pirate: :?: :( :sleep: :) ;) ;)) :0
    Reply
  • |2011-05-06 03:19:32 Ririt
    avatar
    Ass.Wr.Wb Prof.
    tulisannya sangat bermanfaat buat saya yang sedang menyusun desertasi, saya ingin bertanya dan memahami lebih lanjut, bagaimana saya bisa mengkomunikasikan tulisan saya dan kesulitan2 yang saya hadapi.

    maturnuwun Prof.
    Wass,
    Ririt
    Reply
  • |2011-06-01 02:45:33 Zaky Maulana
    avatar
    Assalamualaikum wr wb,
    Sebelumnya perkenalkan nama saya Zaky, saya seorang peneliti pemula yg bekerja di badan litbang Kalimantan Selatan,,terus terang saya masih sangat awam mengenai kegiatan penelitian trutama didalam pemerintahan,,saya mohon bantuan kepada prof mudji bisa memberikan informasi dan contoh pembuatan grand design penelitian,terima kasih sebelumnya kepada prof. mudji semoga dapat bermanfaat untuk saya khususnya..

    wassalamualaikum wr wb
    Reply
  • |2011-07-12 05:38:39 sujono  - pencerahan
    avatar
    Ass. Prof.

    Jujur Prof, saya selama ini konsent dalam penelitian kuantitatif. menarik sich.. tapi kadang sa menemukan kejenuhan..kering..
    sa coba mempalajri dan sa menemukan web ini.. lugas..mudah dipahmi..
    terima kasih Prof.
    Reply
  • |2011-07-12 13:00:38 Mudji  - Inggih pak
    avatar

    Wa alaikum salam,
    Terima kasih bapak telah berkenan membaca tulisan saya (yang sebagian besar untuk bahasa kuliah mhs saya)
    Iya pak. begitu memang sifat dasar penelitian kualitatif. Saya dulu sempat mau fokus ke penelitian kuantitatif,ketika menulis tesis, tapi berubah karena saya merasakan ada hal yang hilang. Apalagi bidang studi saya ilmu bahasa. jadi lebih tepat fokus ke kualitatif.
    Kita bertukar pengalaman Pak,. Saya juga masih banyak belajar dari para peminat ilmu sejenis.


    Wassalam
    Mudji
    Reply
  • |2011-07-15 03:23:42 adi  - sharing
    avatar
    ass....pak, q mo nanya,,sebenarnya pendekatan filosofis dalam penelitian kualitatif itu ada gak????pngertiannya seperti apa?????
    Reply
  • |2011-07-25 06:45:46 Dhany  - Buntu
    avatar
    ada yg lebih rinci? tentang penelitian dibidang pendidikan? bagaimana analisis datanya jika menggunakan wawancara dan observasi...

    Mohon bantuannya
    Reply
  • |2011-08-03 06:17:11 vita
    avatar
    prof, kalau saya ingin membuat judul skripsi mengenai kriteria masyarakat yang mengikuti asuransi jiwa (misalnya masyarakat yang berpendapatan berapa, pendidikannya apa, dsb saya harus pakai metode penelitian yang mana ya prof?
    jujur saja saya tidak terlalu paham metode penelitian yang harus saya pakai. trimakasih
    :D
    Reply
  • |2011-08-15 04:01:26 Majid Wajdi  - TERIMA KASIH U/ BUKU RISET
    avatar
    YTH Bp Prof Dr H Mudjia Rahardjo, M.Si.

    Assalaamualaikum wr wb,

    Ijinkan saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah siyam ramadhan 1432H. Semoga siyam yang sedang kita tunaikan mengantar kita menjadi manusia muttaqin. Amin.

    Terima masih yang tiada terhingga atas 'parcel' ramadhan dari Bapak berupa dua buah buku penelitian yang saya terima dua hari yang lalu (Mixed Method). Semoga shadaqah Bapak berupa buku itu membawa barakah yang tida terhitung.
    Saya benar-benar mendapat barakah yang banyak dari mengikuti ISLOJ & ISMIL di UIN Malang 23-26 Juni 2011 yl. Di samping menadapat masukan yang sangat bagus, saya juga mendapat hadiah buku dari Bapak Effendi Kadarisman dan 2 buah buku riset dari Bp Prof Dr H Mudjia Rahradjo, M.Si.
    Semoga Allah selalu memberkahi hambanya yang dengan tulus mensodaqahkan sesuatu bagi saudaranya.....
    Wassalaam Majid Wajdi/Politeknik Negeri Bali/
    Reply
  • |2011-08-27 14:41:31 edi  - jenis penelitian
    avatar
    prof saya mahasiswa S1 saya sedang melakukan penelitian survey...saya bingung penelitian tersebut masuk kategori apa|? judulnya adalah studi kebutuhan fasilitas pendidikan jenjang sekolah menengah di Kecamatan XXXXXX.....saya ingin menjaring respon siswa yang akan sekolah ke SMA yaitu siswa kelas 3,
    yang kedua angket yang saya susun campuran terbuka dan tertutup apakah hal tersebut diperbolehkan prof?
    terimakasih sebelumnya.
    Reply
  • |2011-09-29 04:13:03 abdul rouf  - teori Fenomenologi
    avatar
    terima kasih prof...atas bantuannya, kami akan mencobanya, semoga mampu menggunakannya dengan baik, dan apabila masih belum mampu, mohon professor tidak bosan untuk membimbing kami...jazakumulloh khoiron kathiron
    Reply
  • |2011-10-10 12:23:57 iwan
    avatar
    Ass..... terimakasih prof sudah memberikan pemahaman yang sangat berharga akan saya coba.
    wass..
    Reply
  • |2011-10-14 14:21:40 NIrwana  -  aslm...
    avatar
    :D salam kenal pak prof..
    aku pengen tau cara buat rancangan metodologi itu sperti apa ya pak? soalnya aku jg udah mulai nyusun...
    Reply
  • |2011-10-27 14:57:48 Raju  - mahasiswa pasca di UMM
    avatar
    terima kasih yang sebesar-besarnya pak Prof. dengan pengetahuan dan pengalamannya yang sangat luas, oleh karena itu saya semakin lebih terbuka dengan wawasan tentang penelitian, karena saya sebentar lagi juga akan melakukan penelitian.

    lagi sekali terima kasih pak Prof. semoga pengetahuan dan ilmunya berguna bagi semua. Amin
    By. Raju Biasa
    Reply
  • |2011-11-01 04:40:58 Joko Susilo
    avatar
    Assalamau'alaikum wrwb.. menarik sekali membaca tulisan-tulisan Prof.. Jika berkenan saya perlu pembahasan tentang buku Ali Syari'ati yang membahas tentang studi tokoh Prof...

    Jazakallah khairan..
    Reply
  • |2011-11-10 21:53:02 aprawito nggalek  - 123 456
    avatar
    terimakasih prof
    Reply
  • |2011-12-01 03:33:58 Anonymous
    avatar
    :( uhhh gemana buat desain penelitian kualitatif
    Reply
  • |2011-12-02 12:33:47 Anonymous
    avatar
    thanks bapak atas share ilmunya..
    its useful banget buat saya..
    sebagai orang pemula yg ingin melakukan penelitian dg analisis ethnografi..

    best regards
    zee
    Reply
  • |2011-12-04 14:43:47 april
    avatar
    :D terimakasi sangat membantu sekali... saya mau bertanya... metode kualitatif menggunakan pendekatan psikologi... mohon di terangkan... saya mencari buku serta blok blum ada yang pas.. terimakasih...
    Reply
  • |2011-12-08 03:46:40 asrof syafi'i
    avatar
    prof. syukron atas artikelnya, saya pingin penjelasan seberapa penting peneliti melakukan studi pendahuluan dimana peneliti harus melakukan penggalian data thd people, paper dan place sblm menentukan tema penelitian. terimakasih atas penjelasannya.
    Reply
  • |2012-01-18 23:48:23 Mudji  - terima ksih
    avatar


    Pak Asrof Syafi'i yth.,

    Terima kasih telah membaca tulisan saya di web ini. Penelitian pendahuluan atau lazim disebut Background research sangat penting dalam penelitian kualitatif dan bahkan merupakan salah satu rukunnya. Mengapa? Untuk memastikan bahwa peristiwa/isu yang diteliti dan hendak dijawab benar-benar ada dan terjadi. SElain itu, agar peneliti tidak berangkat memulai peneliytian dari kepala kosong.
    Terima kasih dan selamat bekerja.

    Wassalam
    Mudji
    Reply
  • |2011-12-13 09:36:56 m.abduh  - trims prof...
    avatar
    mantab...trim prof atas pencerahannya...semoga kebaikan,kemudahan,keberkahan selalu Allah berikan...amien
    Reply
  • |2011-12-21 12:30:21 m ridwan  - mahasiswa/masih diusahakan
    avatar
    assalamu"alaikum.terima kash bapak telah membantu.
    Reply
  • |2011-12-28 19:36:28 haekal
    avatar
    assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh...
    ust.kapan lg masuk di pasca ISID???
    sgt lama kmi tunggu kdtangan antum.butuh pncerahan utk persiapan tesis.
    jazaakumullah ya ustdz,,,
    Reply
  • |2012-01-03 02:53:11 stephenmanurung  - thnks
    avatar
    trimks Prof. sy seorang mahasiswa yg sedang menggumuli belajar metodologi penelitian dan statistika..klo ada artikel/ masukan2 terkait tlg dong Prof. trimkas.
    Reply
  • |2012-01-03 09:57:04 khunaivi  - saying hello
    avatar
    :D
    Alhamdulillah I can get another reference for my research in Qualitative. perhaps, you can upload the others research which is very complicated also. first of all thank you prof.

    best regard

    khunaivi
    Reply
  • |2012-01-03 10:01:50 Elizabeth  - aq jd paham
    avatar
    aq jd paham tentang penelitian kualitatif.. setelah baca semuanya..
    Reply
  • |2012-01-04 03:37:12 supyan sulaeman
    avatar
    assalamu'alaikum,
    prof. terima kasih ilmunya.
    Reply
  • |2012-01-05 02:26:19 NURZAZIN  - zazin
    avatar
    makasih prof. dapat menambah pencerahan, berarti jika diterapkan untuk narative studies tinggal menyesuaikan ya prof? atau ada format tersendiri.
    Reply
  • |2012-01-05 04:02:27 Ali Roihuddin
    avatar
    Assalaamu Alaikum Prof. Terima kasih banyak atas artikelnya sangat membantu kami untuk pendalaman materi metodologi kualitatif. Semoga prof. sukses selalu Amin.
    Wassalamu Alaikum.
    Reply
  • |2012-01-11 03:09:14 I Wayan Ratnata  - Good News
    avatar
    Distinguished Prof. Mudji.
    I am very happy, and I am appreciate on your paper about design of qualitative research. I thought, that your paper is good, and at least by reading your paper my insight become wider in understanding of qualitative research.
    Thanks so much.

    Best regards

    I Wayan Ratnata.
    Reply
  • |2012-01-18 23:42:22 Mudji  - thank you mas Wayan
    avatar


    Dear Mas Wayan,

    Thanks a lot for having read my article in this web. I am very happy if the articles I wrote here are useful for every one searching for more knowledge, especially about Research Methodology.
    Keep contact.

    Best Regards,

    Mudji
    Reply
  • |2012-01-12 01:00:23 SAEPUL MA'MUN  - pendidik
    avatar
    terimakasih Prof. atas artikelnya untuk mempertajam pemehaman tentang research quqlitqtive semoga bpk sehat selalu, amin

    Reply
  • |2012-01-13 09:20:28 etty  - thank you
    avatar
    trima kasih bapak.. pengertian kualitatif sangat penting bagi saya selain membaca buku literatur, sya msh penasaran mengenai studi kualitatif. namun, dari sini..saya jdi lebih 'mudeng'/paham dengan kualitatif. smg bermanfaat slalu bagi para pembaca yang lain..
    Reply
  • |2012-01-16 09:35:54 Anonymous
    avatar
    Dear Prof Mudjiarahardjo

    Your various research articles is so helpful for me to complete my references. Right now, I am finishing my postgraduate study at UI and using qualitative approach for my thesis.
    Reply
  • |2012-01-16 09:37:09 Wildan  - Your Articles is So Helpful
    avatar
    Dear Prof Mudjiarahardjo

    Your various research articles is so helpful for me to complete my references. Right now, I am finishing my postgraduate study at UI and using qualitative approach for my thesis.
    Reply
  • |2012-01-18 23:38:37 Mudji  - thanks a lot
    avatar

    Dear Mas Wildan,
    Thanks a lot for having read my articles in my web. I am happy that you are interested in qualitative methodology in your study. This methodology grows in line with the development of society and the need of people to know more about what behind appears. Qualitaive methodology is the answer.
    Keep contact and I wish sucsess.

    Regards,

    Mudji
    Reply
  • |2012-01-23 13:02:20 yOGA  - tolong penjelasan
    avatar
    kalau saya boleh tanya, sepertinya belum ada tertera didalamnya Kajian Pustaka atau Penelitian Relevan, dan bagaimana kalau di dalam satu penelitian terdapat dua (2) paradigma?
    Tlong penjelasan Bapak, Terimakasih
    Reply
  • |2012-01-27 02:47:24 Yufridal Fitri Nursalam  - Jazakallah
    avatar
    Yth.Uts saya dosen saya

    Saya Yufridal,skrang membantu mengajar di STAIN Ponorogo jazakallah ilmunya ust,smga berkah.Saya harap tulisan2 jenengan yg telah ada bisa kami akses di web ini.jazakallah
    Reply
  • |2012-02-06 07:29:16 hanima
    avatar
    aslm. prof, saya mau tanya : apakah ada bedanya analisis kualitatif fenomenologis dan studi kasus? judul penelitian saya : proses penerimaan anak (remaja akhir) terhadap perceraian orangtua dan konsekuensi psikososial yang menyertainya
    kira-kira itu masuk dalam fenomenologis apa studi kasus?
    lalu apakah keduanya sama-sama memakai proses pengkodean sebagai analisis pertama ? mohon balasan. terimakasih
    Reply
Write comment
Your Contact Details:
Gravatar enabled
Comment:
:D:angry::angry-red::evil::idea::love::x:no-comments::ooo::pirate::?::(
:sleep::););)):0
Security
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
Powered by !JoomlaComment 4.0 beta1

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

Last Updated on Monday, 24 May 2010 05:15
 
 

www.mudjiarahardjo.com 2009