Pemimpin adalah pelayan, maka kata Weber, ia mempunyai tugas untuk menerjemahkan visi followernya.Tetapi faktanya, pemimpin seringkali memperalat mereka untuk menerjemahkan idenya. Tugas pemimpin memang berat karena melayani banyak orang (mewujudkan visi mereka), tetapi itulah yang menjadi kemulyaannya.
Kepemimpinan bukanlah setumpuk teori,tetapi muncul karena terpaan mental dan internalisasi diri. Maka, tidak mungkin orang akan pandai memimpin hanya dengan membaca buku kepemimpinan, kepemimpinan membutuhkan pengalaman/rekam jejak.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pemimpin karismatik sering muncul ditengah krisis, karena ia menawarkan pencerahan yang lebih menggairahkan.
Jika konteknya adalah pemimpin politik maka kita sangat tergantung pada kaderisasi partai, apakah merekrut kader yang baik atau tidak. Selain itu ada oragnisasi kepemudaan dan lembaga pendidikan, dan keluaraga yang juga berperan penting.




















